Pagi Surut, Sore Terendam Lagi


Walikota Minta Maaf kepada Korban Banjir
KOTA CIREBON – Dua hari berturut-turut Kota Cirebon dikepung banjir. Jumat pagi (3/2) genangan air akibat banjir hari sebelumnya surut, pukul 14.30-18.30 air bah kembali merendam sejumlah dataran rendah di Kota Cirebon.
Pantaun Rakcer, banjir terparah kembali terjadi di Jalan Cipto MK. Dua lajur jalan dari depan mal CSB hingga SPBU Jl Cipto tertutup genangan air setinggi 30-70 cm.
Yang paling parah terjadi mulai depan SMK 2 Kota Cirebon hingga pom bensin. Akibat tingginya debit air, trotoar dan median jalan tak terlihat.
Puluhan kendaraan roda dua dan belasan kendaraan roda empat mogok. Banjir yang tinggi ditambah gelombang akibat laju kendaraan roda empat, membuat air mudah masuk ke mesin kendaraan yang berakibat matinya mesin.
Tak mau berakibat buruk bagi pengendara, polisi menutup Jl Cipto mulai pukul 17.00, karena genangan air mencapai 1 meter.
Untuk kawasan permukiman, banjir parah terjadi di RW 06 Kelapabaru, Kelurahan/Kecamatan Kejaksan. Air menggenangi jalan dan permukiman hingga pusar orang dewasa. Demikian juga di kawasan Jl Evakuasi dan Perumahan Kalijaga Permai dengan ketinggian air hingga 1 meter.
Iwan (40), warga RW 06 Kelapabaru mengaku hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon. Padahal sejak Kamis rumahnya terendam hingga 1 meter.
Dikatakan, genangan air baru surut pagi harinya. “Sudah bersih-bersih selesai tadi siang. Eh sore harinya banjir lagi. Capek nih,” ujar dia.
Untuk menyelamatkan diri dan barang-barang berharga, bersama keluarga dan warga RW 06 Kelapabaru, Iwan mengaku mengungsi di Baperkam setempat yang tidak tergenang air. Dia kecewa dengen sikap pemkot yang belum melakukan langkah-langkah konkret.
“Kami berharap bantuan dari Pemkot Cirebon. Saat ini belum ada bantuan untuk korban banjir, baru tadi pagi saja ada anggota dewan Pak Taufik menjenguk kami,” ujar dia. Dia berharap banjir di Kota Cirebon tidak terulang lagi, karenanya meminta pemkot memperbaiki drainase
Walikota Cirebon, Subardi SPd mengatakan, banjir di Kota Cirebon dua hari ini merupakan terburuk sepanjang sejarah. “Baru kali ini merasakan hujan cukup deras disertai angin kencang yang berakibat banjir besar,” kata Subardi.
Walikota yang dijuluki Mr Cool ini pun meminta maaf kepada masyarakat Kota Cirebon yang terkena musibah banjir. Dia meminta warganya bersabar dalam mengahadapi bencana.
Subardi mengaku sudah berkeliling mengunjungi korban banjir. “Saya malam- malam sendirian keliling. Lokasi yang saya kunjungi di Perumnas. Karena biasa lokasi banjir di sana tapi ternyata aman,” kata dia.
Sementara itu, Kapolres Kota Cirebon, AKBP Asep Edi Suheri SIK mengatakan, pihak kepolisian sudah mengantisipasi korban banjir. Polisi sudah menyiapkan satu perahu karet untuk mengevakuasi korban para banjir.
Share on Google Plus

About ridwan comunity smpn 6

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment