BANDUNG -
Pasangan pemenang Pilgub Jabar Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar tetap
optimis akan memimpin Jabar 5 tahun ke depan meski ada gugatan dari
lawan politiknya, Rieke Diah Pitaloka-Teten masduki. Heryawan tetap
yakin hal itu tidak akan mempengaruhi hasil pilgub 2 Februari lalu.
"Kami yakin Mahkamah Konstitusi (MK) tidak akan membatalkan hasil
pilgub," kata Heryawan ditemui di Gedung Sate, kemarin.
Ia menyebut, laporan
ke MK merupakan hak setiap warga negara, termasuk kandidat yang kalah
dalam pertarungan pilgub. Sebagai cagub dan sebagai warga negara yang
baik, Ia menghargai proses hukum itu. Dijelaskan Aher, pelaporan ke MK
dilakukan setelah tiga hari penetapan hasil pilgub. MK kemudian akan
memprosesnya selama 14 hari. "Ya kita tunggu saja," imbuhnya.
Dalam pilgub, Aher
dan Deddy menang dengan raihan suara 6.515.313 atau 32,39 persen. Ia
unggul di 15 kabupaten/kota. Sementara di daerah lainnya dimenangkan
kandidat nomor urut , 3, dan 5. Aher juga mengaku terkejut dengan hasil
pilgub tersebut. Sebab ada beberapa lokasi yang merupakan basis massa
parpol atau kandidat lain, tapi justru dimenangkan olehnya.
"Garut itu basisnya
Rieke, Teten, sama Pak Dikdik. Apalagi 2008 saya kalah di situ," ungkap
Aher seraya mencetuskan kemenangan di Garut. Ia menambahkan, ada
beberapa daerah yang tadinya Ia kalah pada 2008, tapi menang pada Pilgub
2013. Terlepas dari itu, Aher bersyukur karena mampu meraih kepercayaan
publik tertinggi dibanding kandidat lain.
Sementara itu, 15
daerah yang dimenangkan Aher-Deddy antara lain Kota Bekasi, Kota Bogor,
Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi,
Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung,
Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kabupaten
Tasikmalaya, dan Kota Banjar. Sementara 11 daerah lainnya dimenangkan
kandidat lain. (Hasan
0 komentar:
Post a Comment